Langsung ke konten utama

Kahilangan

Judul Lagu: Kahilangan
Ciptaan: Agus Taher

Sadiah... den dirajam padiah
Gamang gamang hati
Raso kahilangan manyalimuti
Angan... manyubarang jauah
Ka tampek mimpi mimpi
Acok balabuah

Adiak sayang
Jajak cinto kito
Yo alah hilang
Tampek patamuan kito
Kini lah langang
Angan... lah tahampeh jauah
Di suduik jantuang ko
Nan lah lamo luluah

Dulu sapanjang jalan ko
Banyak bungo
Acok den suntiangkan
Tando cinto
Adiak galak manih
Pandang sayang
Yo sajuak di hati

Angan angan tabanglah
Rindu rindu jauahlah
Mimpi... baralahlah
Indak mungkin babungo
Indak mungkin baputiak
Si dahan patah....

Angan angan tabanglah
Rindu rindu jauahlah
Mimpi... baralahlah
Indak mungkin babungo
Indak mungkin baputiak
Si dahan patah....

Adiak sayang
Jajak cinto kito
Yo alah hilang
Tampek patamuan kito
Kini lah langang
Angan... lah tahampeh jauah
Di suduik jantuang ko
Nan lah lamo luluah

Dulu sapanjang jalan ko
Banyak bungo
Acok den suntiangkan
Tando cinto
Adiak galak manih
Pandang sayang
Yo sajuak di hati

Angan angan tabanglah
Rindu rindu jauahlah
Mimpi... baralahlah
Indak mungkin babungo
Indak mungkin baputiak
Si dahan patah....

Angan angan tabanglah
Rindu rindu jauahlah
Mimpi... baralahlah
Indak mungkin babungo
Indak mungkin baputiak
Si dahan patah....

Indak mungkin babungo
Indak mungkin baputiak
Si dahan patah....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Lagu-lagu Wajib Nasional MP3 dan Lirik

Dulu Bung Karno pernah mengatakan bahwa “ Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya ”. Pahlawan adalah semua orang yang berjasa bagi negara dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Ada beberapa macam pahlawan bangsa, antara lain pahlawan nasional, pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan proklamator, dan pahlawan revolusi. Sebagai bangsa yang besar kita harus mengenang jasa pahlawan bangsa. Salah satu caranya adalah dengan mengheningkan cipta. Ketika mengheningkan cipta biasanya diiringi lagu “ Mengheningkan Cipta ”. Lagu mengheningkan cipta membantu kita memahami jasa para pahlawan sekaligus memupuk rasa cinta tanah air. Dalam rangka memupuk rasa cinta tanah air, saya merekomendasikan lagu-lagu bernuangsa perjuangan dan lagu-lagu wajib nasional untuk anda. Anda dapat mendownload semua lagu-lagu wajib nasional di bawah ini melalui link download tersedia. Lagu ini dalam format MP3 dan pada setiap lagu dilengkapi dengan lirik lagu tersebut. MP3 + Lirik L...

Lembaga-lembaga Negara Menurut UUD 1945 Hasil Amandemen

Susunan lembaga-lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia telah dilakukan penyempurnaan sesuai dengan aspirasi rakyat, sehingga mengalami beberapa perubahan. Perubahan yang sangat jelas terlihat pada kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebelum UUD 1945 diamandemen, kedudukan MPR berada lebih tingggi dari lembaga-lembaga tinggi lainnnya. Namun, setelah UUD 1945 mengalami amandemen kedudukan MPR disejajarkan dengan lembaga-lembaga tinggi lainnnya, seperti DPR, MA, DPA, BPK, dan Presiden. Disamping itu juga dibentuk lembaga-lembaga tinggi negara lain. Lihat bagan di bawah ini! Lembaga-Lembaga Negara sesuai dengan UUD 1945 Sebelum Amandemen Lembaga-Lembaga Negara sesuai dengan UUD 1945 Setelah Amandemen Lembaga negara yang memegang kekuasaan menurut UUD 1945 hasil amandemen adalah MPR, DPR, presiden, MA, MK, dan BPK. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Anggota MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. Keanggota...

Kisah Nabi Hud AS

"Aad" adalah nama bapa suatu suku yang hidup di jazirah Arab di suatu tempat bernama "Al-Ahqaf" terletak di utara Hadramaut atr Yaman dan Umman dan termasuk suku yang tertua sesudah kaum Nabi Nuh serta terkenal dengan kekuatan jasmani dalam bentuk tubuh-tubuh yang besar dan sasa. Mereka dikaruniai oleh Allah tanah yang subur dengan sumber-sumber airnya yang mengalir dari segala penjuru sehingga memudahkan mereka bercucuk tanam untuk bahan makanan mereka. dan memperindah tempat tinggal mereka dengan kebun-kebun bunga yang indah-indah. Berkat karunia Tuhan itu mereka hidup menjadi makmur sejahtera dan bahagia serta dalam waktu yang singkat mereka berkembang biak dan menjadi suku yang terbesar di antara suku-suku yang hidup di sekelilingnya. Sebagaimana dengan kaum Nabi Nuh kaum Hud ialah suku Aad ini adalah penghidupan rohaninya tidak mengenal Allah Yang Maha Kuasa Pencipta alam semesta. Mereka membuat patung-patung yang diberi nama "Shamud" dan "A...