Langsung ke konten utama

74 Nama Pejabat Penting Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) adalah Kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh seorang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang sejak tanggal 22 Oktober 2009 dijabat oleh Mohammad Nuh. Sebelumnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bernama Kementerian Pendidikan Nasional. Perubahaan nama Kementerian ini menjadi "Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan" disetujui oleh DPR pada 18 Oktober 2011.

Visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan dan Kebudayaan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia yang Cerdas dan Berkarakter Kuat.Tugasnya adalah menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam Pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Berikut ini daftar nama pejabat penting beserta nama jabatan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI:
  1. Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  2. Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S. : Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan
  3. Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D. : Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan
  4. Prof. Ainun Na'im, Ph.D. : Sekretaris Jenderal
  5. Dr. M.Q. Wisnu Aji, S.E., M.Ed. : Kepala Biro Umum
  6. Ir. Ananto Kusuma Seta, M.Sc., Ph.D. : Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri
  7. Ani Nurdiani Azizah, SH., M.Si., : Kepala Biro Hukum dan Organisasi
  8. Dr. Yusrial Bachtiar, Ak., M.M. : Kepala Biro Keuangan
  9. Ir. Totok Suprayitno, Ph.D. : Kepala Biro Kepegawaian
  10. Dr.Ir. Ari Santoso, DEA. : Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan
  11. Dr. Ing. Ir. Yul Yunazwin Nazaruddin, M.Sc, DIC : Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan
  12. Prof. Dr. Ibnu Hamad, M.Si. : Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat
  13. Prof. Dr. Haryono Umar, AK., M.Sc. : Inspektur Jenderal
  14. Hindun Basri Purba, S.H., M.Si. : Sekretaris Inspektorat Jenderal
  15. Suharyanto, S.H., M.M. : Inspektur I
  16. Drs. Yanto Sugianto, AK., M.M. : Inspektur II
  17. Drs. Maralus Panggabean, SE, SH, M.Sc. : Inspektur III
  18. Dr. H. Amin Priatna, M.Si. : Inspektur IV
  19. Drs. Suyadi, M.Si : Inspektur Investigasi
  20. Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi : Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal
  21. Dr. Ella Yulaelawati Rumindasari, M.A., Ph.D. : Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal
  22. Dr. Erman Syamsuddin, S.H., M.Pd. : Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini 
  23. Muslikh, SH., : Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan
  24. Dr. Wartanto, M.M. : Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat
  25. Dr. Nugaan Yulia Wardhani Siregar, M.Psi. : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal
  26. Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D. : Direktur Jenderal Pendidikan Dasar
  27. Dr. Thamrin Kasman, S.E., M.Si. : Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar
  28. Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd. : Direktur Pembinaan Sekolah Dasar
  29. Dr. Didik Suhardi : Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama
  30. Dr. Mudjito, AK., M.Si. : Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar
  31. Sumarna Surapranata, Ph.D. : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar
  32. Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng. : Direktur Jenderal Pendidikan Menengah
  33. Dr. Sutanto, S.H., M.A. : Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
  34. Ir. Harris Iskandar, Ph.D. : Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas
  35. Drs. M. Mustaghfirin Amin, MBA, : Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
  36. Drs. Antonius Budi Priadi : Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah
  37. Drs. Purwadi Sutanto, M.Si., : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah
  38. Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. : Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
  39. Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M.Eng. Sc., Ph.D. : Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
  40. Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE., Ph.D., : Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama 
  41. Dr. Ir. Illah Sailah, M.S. : Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan
  42. Prof. Dr. Supriadi Rustad, M.Si. : Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  43. Prof. Drs. Agus Subekti, M.Sc., Ph.D. : Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
  44. Prof. Dr. Furqon : Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan
  45. Ir. Dadang Sudiyarto, MA : Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan
  46. Dr. Bambang Indriyanto : Kepala Pusat Penelitian Kebijakan
  47. Drs. Ramon Mohandas, Ph.D. : Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan
  48. Prof. Ir. Nizam, M.Sc.DIC,Ph.D : Kepala Pusat Penilaian Pendidikan
  49. Dr. Hurip Danu Ismadi, M.Pd. : Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan
  50. Prof. Dr. Mahsun : Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
  51. Drs. M. Muhadjir, M.A. : Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
  52. Dr. Sugiyono : Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan
  53. Dra. Yeyen Maryani, M.Hum. : Kepala Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan
  54. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
  55. Dr. Abi Sujak, M.Sc. : Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
  56. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. : Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
  57. Dr. Muhammad Hatta : Kepala Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan
  58. Dr. Bastari : Kepala Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan
  59. Drs. Shabri Aliaman : Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan
  60. Prof. Kacung Marijan, Ph.D. : Direktur Jenderal Kebudayaan
  61. Drs. Nono Adya Supriyanto, M.M., M.T. : Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan
  62. Dra. Diah Harianti, M.Psi. : Direktur Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya
  63. Harry Widianto : Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman
  64. Drs. Sulistyo Tirtokusumo, MM. : Direktur Pembinaan Kesenian dan Perfilman
  65. Drs. Endjat Djaenuderadjat : Direktur Sejarah dan Nilai Budaya
  66. Drs. Gendro Nurhadi, M.Pd. : Direktur Pembinaan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi
  67. Dr. Bambang Sulistyanto : Kepala Pusat Arkeologi Nasional
  68. Prof. Dr. Ir. Abdullah Alkaff, M.Sc., Ph.D. : Staf Ahli Mendikbud Bidang Organisasi dan Manajemen
  69. Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP. : Staf Ahli Mendikbud Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan
  70. Prof. Dr. Anna Erliyana, S.H., M.H. : Staf Ahli Mendikbud Bidang Hukum
  71. Prof. Kacung Marijan, Ph.D. : Staf Ahli Mendikbud Bidang Kerjasama Internasional
  72. Dr. Agnes Tuti Rumiati : Staf Khusus Mendikbud Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan
  73. Dr. H. Taufikurrachman Saleh, S.H., M.Si. : Staf Khusus Mendikbud Bidang Peningkatan Efektifitas Regulasi Pendidikan
  74. Ir. Sukemi : Staf Khusus Mendikbud Bidang Komunikasi dan Media

Sumber : Kemendikbud

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama-nama Suku Bangsa di Indonesia

Bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang majemuk atau heterogen. Bangsa kita mempunyai beraneka ragam suku bangsa, budaya, agama, dan adat istiadat (tradisi). Semua itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Misalnya dalam upacara adat, rumah adat, baju adat, nyanyian dan tarian daerah, alat musik, dan makanan khas. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka juga merasa sebagai satu golongan. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka. Dari mana asal nenek moyang bangsa Indonesia? Ada teori yang menyatakan penduduk Indonesia berasal dari daratan Cina Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara.” Menurut teori pertama Suku bangsa Yunan datang ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting: Gelombang pertama terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah ...

Provinsi di Indonesia Dengan Ibukota, Populasi, dan Luas Wilayah

Pada awal kemerdekaaan RI terdiri dari 8 provinsi, namun dari waktu ke waktu terus mengalami pemekaran. Saat ini, RI terdiri dari 33 provinsi. Dari 33 provinsi tersebut, 5 di antaranya memiliki status khusus sebagai Daerah Khusus atau Daerah Istimewa yaitu: Aceh, Jakarta, Papua, Papua Barat, dan Yogyakarta. Pada tanggal 5 Oktober 2004 terbentuk Provinsi Sulawesi Barat dengan ibukota Mamuju menjadi provinsi Indonesia ke- 33 . Sampai sekarang tidak ada lagi daerah provinsi yang dimekarkan menjadi provinsi baru. Peta 33 Provinsi di Indonesia Berikut ini tabel yang berisi Daftar Nama Provinsi di Indonesia, Ibukota Provinsi, Jumlah Penduduk (populasi), dan Luas Wilayah masing-masing propinsi. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Ibukotanya Banda Aceh Populasi 5.201.002 Jiwa. Luas Wilayah 56.500,51 km2 Provinsi Sumatera Utara. Ibukotanya Medan Populasi 12.450.911 Jiwa. Luas Wilayah 72.427,81 km2 Provinsi Sumatera Barat. Ibukotanya Padang Populasi 4.566.126 Jiwa. Luas W...