Langsung ke konten utama

Cara Print Pakta Integritas Dapodik Jika Menu Tidak Muncul

Pakta integritasi adalah surat pernyataan kepala sekolah bahwa data dapodik sekolah yang dikirimkan oleh operator sekolah secara online sudah diperiksa kebenaran dan kemutakhiran datanya sesuai dengan fakta di lapangan tanpa ada rekayasa. Kepala sekolah bertanggungjawab jika dikemudian hari ditemukan ketidaksesuaian antara data yang dikirimkan dengan fakta, sehingga siap menerima sanksi moral, sanksi administrasi dan sanksi hukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.

Pakta intergritas memuat data profil sekolah, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kepoendidikan, rombongan belajar, dan peserta didik. Untuk menjamin validitas faktual data dapodik, maka pakta intergritas di tandatangani oleh operator Dapodik sekolah sebagai operator, kepala sekolah sebagai penanggung jawab, diketahui oleh pengawas sekolah dan disahkan oleh KKDataDik Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

Untuk mencetak pakta intergritas aplikasi Dapodik sekolah dapat diunduh di laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id, melalui menu Pakta Integritas yang berada di atas menu profil sekolah, tarik peserta didik dan tarik PTK. Akhir-akhir ini menu pakta intergritas tersebut tidak muncul sehingga operator sekolah kesulitan untuk mengunduhnya. Bagimana cara print atau cetak jika menu pakta intergritas tidak muncul?

Cara Print Pakta Integritas Dapodik Jika Menu Tidak Muncul


Gambar 1: Cara Print Pakta Integritas Dapodik Sekolah

  • Buka tombol login operator sekolah di bagian kanan atas laman, sehingga muncul form login

Gambar 2: Cara Print Pakta Integritas Dapodik Sekolah

  • Masukkan email dan password yang biasa dipakai untuk login di dapodik atau cukup dengan memasukkan Nomor Registrasi Dapodik sekolah, klik lanjutkan

Gambar 3: Cara Print Pakta Integritas Dapodik Sekolah

  • Seperti gambar di atas menu Pakta Integritas tidak muncul, dan perlu cara lain untuk bisa print. Copy link download dari menu Profil Sekolah (caranya: klik kanan menu Profil Sekolah, dan klik pada pilihan "Salin Lokasi Tautan" atau "Copy Link Address").
  • Simpan link tersebut pada notepad atau Ms. Word (Contoh link: http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/xlsprofsek/x/12345678-9012-3456-7890-123456789102). Kode yang ditandai warna merah 12345678-9012-3456-7890-123456789102 adalah kode file Dapodik sekolah anda dalam format xls.
  • Untuk bisa mengunduh dalam format pdf, pindahkan link file Dapodik sekolah anda ke alamat ini: http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pdffabric/pakta/XXXXXXXX-XXXX-XXXX-XXXX-XXXXXXXXXXXX
  • Sehingga link file sekolah anda dalam format pdf menjadi seperti ini: http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pdffabric/pakta/12345678-9012-3456-7890-123456789102 (pada contoh ini perbedaan pada pdffabric dan pakta yang ditandai warna biru
  • Selanjutnya copy link file tersebut ke "Address Bar" browser anda, seperti gambar berikut:

Gambar 4: Cara Print Pakta Integritas Dapodik Sekolah

  • Tekan "Enter" dan tunggu beberapa saat sampai muncul jendela unduh.
  • Buka file Fakta Integritas Dapodik sekolah anda.
  • Selesai, ucapkan Alhamdulillah....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Lagu-lagu Wajib Nasional MP3 dan Lirik

Dulu Bung Karno pernah mengatakan bahwa “ Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya ”. Pahlawan adalah semua orang yang berjasa bagi negara dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Ada beberapa macam pahlawan bangsa, antara lain pahlawan nasional, pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan proklamator, dan pahlawan revolusi. Sebagai bangsa yang besar kita harus mengenang jasa pahlawan bangsa. Salah satu caranya adalah dengan mengheningkan cipta. Ketika mengheningkan cipta biasanya diiringi lagu “ Mengheningkan Cipta ”. Lagu mengheningkan cipta membantu kita memahami jasa para pahlawan sekaligus memupuk rasa cinta tanah air. Dalam rangka memupuk rasa cinta tanah air, saya merekomendasikan lagu-lagu bernuangsa perjuangan dan lagu-lagu wajib nasional untuk anda. Anda dapat mendownload semua lagu-lagu wajib nasional di bawah ini melalui link download tersedia. Lagu ini dalam format MP3 dan pada setiap lagu dilengkapi dengan lirik lagu tersebut. MP3 + Lirik L...

Lembaga-lembaga Negara Menurut UUD 1945 Hasil Amandemen

Susunan lembaga-lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia telah dilakukan penyempurnaan sesuai dengan aspirasi rakyat, sehingga mengalami beberapa perubahan. Perubahan yang sangat jelas terlihat pada kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebelum UUD 1945 diamandemen, kedudukan MPR berada lebih tingggi dari lembaga-lembaga tinggi lainnnya. Namun, setelah UUD 1945 mengalami amandemen kedudukan MPR disejajarkan dengan lembaga-lembaga tinggi lainnnya, seperti DPR, MA, DPA, BPK, dan Presiden. Disamping itu juga dibentuk lembaga-lembaga tinggi negara lain. Lihat bagan di bawah ini! Lembaga-Lembaga Negara sesuai dengan UUD 1945 Sebelum Amandemen Lembaga-Lembaga Negara sesuai dengan UUD 1945 Setelah Amandemen Lembaga negara yang memegang kekuasaan menurut UUD 1945 hasil amandemen adalah MPR, DPR, presiden, MA, MK, dan BPK. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Anggota MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. Keanggota...

Kisah Nabi Hud AS

"Aad" adalah nama bapa suatu suku yang hidup di jazirah Arab di suatu tempat bernama "Al-Ahqaf" terletak di utara Hadramaut atr Yaman dan Umman dan termasuk suku yang tertua sesudah kaum Nabi Nuh serta terkenal dengan kekuatan jasmani dalam bentuk tubuh-tubuh yang besar dan sasa. Mereka dikaruniai oleh Allah tanah yang subur dengan sumber-sumber airnya yang mengalir dari segala penjuru sehingga memudahkan mereka bercucuk tanam untuk bahan makanan mereka. dan memperindah tempat tinggal mereka dengan kebun-kebun bunga yang indah-indah. Berkat karunia Tuhan itu mereka hidup menjadi makmur sejahtera dan bahagia serta dalam waktu yang singkat mereka berkembang biak dan menjadi suku yang terbesar di antara suku-suku yang hidup di sekelilingnya. Sebagaimana dengan kaum Nabi Nuh kaum Hud ialah suku Aad ini adalah penghidupan rohaninya tidak mengenal Allah Yang Maha Kuasa Pencipta alam semesta. Mereka membuat patung-patung yang diberi nama "Shamud" dan "A...