Judul Lagu : Merenda Kesan
Ciptaan : Agus Taher
Tengah malam rintik hujan turun
Seiring dengan kejar bayangmu
Kau hadir di dalam sepiku
Walau hanya mimpi ku masih mampu tersenyum
Entahlah begini laraku
Kurenda kesan dalam rinduku
Kubawa mimpi tatap matamu
Kubangkitkan ceria yang lalu
Bila hujan henti kembali aku termangu
Menetes lagi air mataku
Bertahun kujalani hidup sepi
Dalam bayangan cinta yang pergi
Membencimu barangkali
Yang mampu memupus semua rinduku padamu
Itupun tak mungkin sejak dulu kuyakini
Bayanganmu tlah mencekam dihati
Kurenda kesan dalam rinduku
Kubawa mimpi tatap matamu
Kubangkitkan ceria yang lalu
Bila hujan henti kembali aku termangu
Menetes lagi air mataku
Bertahun kujalani hidup sepi
Dalam bayangan cinta yang pergi
Membencimu barangkali
Yang mampu memupus semua rinduku padamu
Itupun tak mungkin sejak dulu kuyakini
Bayanganmu tlah mencekam dihati
Dengarlah pengakuan jujur dariku
Namamu tlah kuukir dijantungku
Deritaku abadi karena cintamu
Namum ku takkan dendam padamu
Dengarlah pengakuan jujur dariku
Namamu tlah kuukir dijantungku
Deritaku abadi karena cintamu
Namum ku takkan dendam padamu
Ciptaan : Agus Taher
Tengah malam rintik hujan turun
Seiring dengan kejar bayangmu
Kau hadir di dalam sepiku
Walau hanya mimpi ku masih mampu tersenyum
Entahlah begini laraku
Kurenda kesan dalam rinduku
Kubawa mimpi tatap matamu
Kubangkitkan ceria yang lalu
Bila hujan henti kembali aku termangu
Menetes lagi air mataku
Bertahun kujalani hidup sepi
Dalam bayangan cinta yang pergi
Membencimu barangkali
Yang mampu memupus semua rinduku padamu
Itupun tak mungkin sejak dulu kuyakini
Bayanganmu tlah mencekam dihati
Kurenda kesan dalam rinduku
Kubawa mimpi tatap matamu
Kubangkitkan ceria yang lalu
Bila hujan henti kembali aku termangu
Menetes lagi air mataku
Bertahun kujalani hidup sepi
Dalam bayangan cinta yang pergi
Membencimu barangkali
Yang mampu memupus semua rinduku padamu
Itupun tak mungkin sejak dulu kuyakini
Bayanganmu tlah mencekam dihati
Dengarlah pengakuan jujur dariku
Namamu tlah kuukir dijantungku
Deritaku abadi karena cintamu
Namum ku takkan dendam padamu
Dengarlah pengakuan jujur dariku
Namamu tlah kuukir dijantungku
Deritaku abadi karena cintamu
Namum ku takkan dendam padamu
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah bersilaturahmi. Silahkan berkomentar sesuai isi tema bacaan. Tidak diperbolehkan promosi barang atau berjualan. Komentar yang disertai tautan link aktif dianggap spam