Langsung ke konten utama

Bujang Tangguang Marando

Judul Lagu : Bujang Tangguang Marando
Ciptaan : Novi

Umua alun kapalo duo da kanduang oi
Taragak pulo nak babini
Taragak pulo nak babini
Satahun kawin alah marando da kanduang oi
Indak tabado hibo hati
Indak tabado hibo hati

Dulu surang alah baduo da kanduang oi
Dingin hari alah bakurang
Dingin hari alah bakurang
Bujang tangguang alah marando da kanduang oi
Lalok lah surang kadinginan
Lalok lah surang kadinginan

Nan samanjak bujang marando da kanduang oi
Lah jarang bana masuak balai
Lah jarang bana masuak balai
Mungkin ragu basobok jando da kanduang oi
Sumpah jo janji lah baungkai
Sumpah jo janji lah baungkai

Bujang tangguang alah marando da kanduang oi
Lalok lah surang kadinginan
Lalok lah surang kadinginan
Dima nak gadih ka picayo da kanduang oi
Takuik lah badan ka tabuang
Takuik lah badan ka tabuang

Manga namuah ka Koto Tuo da kanduang oi
Nan ka pulang di hari pagi
Nan ka pulang di hari pagi
Manga namuah uda marando da kanduang oi
Beko takuik nan gadih gadih
Beko takuik nan gadih gadih

Tinggu tabang nyo Buruang Nuri da kanduang oi
Hinggok di rantiang kayu dama
Hinggok di rantiang kayu dama
Bujang tangguang elok babini da kanduang oi
Pado marando lamo bana
Pado marando lamo bana

Bujang tangguang jan putuih aso da kanduang oi
Jalan di muko tabantang panjang
Jalan di muko tabantang panjang
Kok indak babaliak ka jando lamo da kanduang oi
Elok pikia ambiak patimbang
Elok pikia ambiak patimbang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Lagu-lagu Wajib Nasional MP3 dan Lirik

Dulu Bung Karno pernah mengatakan bahwa “ Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya ”. Pahlawan adalah semua orang yang berjasa bagi negara dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Ada beberapa macam pahlawan bangsa, antara lain pahlawan nasional, pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan proklamator, dan pahlawan revolusi. Sebagai bangsa yang besar kita harus mengenang jasa pahlawan bangsa. Salah satu caranya adalah dengan mengheningkan cipta. Ketika mengheningkan cipta biasanya diiringi lagu “ Mengheningkan Cipta ”. Lagu mengheningkan cipta membantu kita memahami jasa para pahlawan sekaligus memupuk rasa cinta tanah air. Dalam rangka memupuk rasa cinta tanah air, saya merekomendasikan lagu-lagu bernuangsa perjuangan dan lagu-lagu wajib nasional untuk anda. Anda dapat mendownload semua lagu-lagu wajib nasional di bawah ini melalui link download tersedia. Lagu ini dalam format MP3 dan pada setiap lagu dilengkapi dengan lirik lagu tersebut. MP3 + Lirik L...

Lembaga-lembaga Negara Menurut UUD 1945 Hasil Amandemen

Susunan lembaga-lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia telah dilakukan penyempurnaan sesuai dengan aspirasi rakyat, sehingga mengalami beberapa perubahan. Perubahan yang sangat jelas terlihat pada kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebelum UUD 1945 diamandemen, kedudukan MPR berada lebih tingggi dari lembaga-lembaga tinggi lainnnya. Namun, setelah UUD 1945 mengalami amandemen kedudukan MPR disejajarkan dengan lembaga-lembaga tinggi lainnnya, seperti DPR, MA, DPA, BPK, dan Presiden. Disamping itu juga dibentuk lembaga-lembaga tinggi negara lain. Lihat bagan di bawah ini! Lembaga-Lembaga Negara sesuai dengan UUD 1945 Sebelum Amandemen Lembaga-Lembaga Negara sesuai dengan UUD 1945 Setelah Amandemen Lembaga negara yang memegang kekuasaan menurut UUD 1945 hasil amandemen adalah MPR, DPR, presiden, MA, MK, dan BPK. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Anggota MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. Keanggota...

Kisah Nabi Hud AS

"Aad" adalah nama bapa suatu suku yang hidup di jazirah Arab di suatu tempat bernama "Al-Ahqaf" terletak di utara Hadramaut atr Yaman dan Umman dan termasuk suku yang tertua sesudah kaum Nabi Nuh serta terkenal dengan kekuatan jasmani dalam bentuk tubuh-tubuh yang besar dan sasa. Mereka dikaruniai oleh Allah tanah yang subur dengan sumber-sumber airnya yang mengalir dari segala penjuru sehingga memudahkan mereka bercucuk tanam untuk bahan makanan mereka. dan memperindah tempat tinggal mereka dengan kebun-kebun bunga yang indah-indah. Berkat karunia Tuhan itu mereka hidup menjadi makmur sejahtera dan bahagia serta dalam waktu yang singkat mereka berkembang biak dan menjadi suku yang terbesar di antara suku-suku yang hidup di sekelilingnya. Sebagaimana dengan kaum Nabi Nuh kaum Hud ialah suku Aad ini adalah penghidupan rohaninya tidak mengenal Allah Yang Maha Kuasa Pencipta alam semesta. Mereka membuat patung-patung yang diberi nama "Shamud" dan "A...