Langsung ke konten utama

Pidato Mendikbud Dalam Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015

Surat Edaran Upacara Bendera dan Pidato Mendikbud Peringatan HGN Tahun 2015

Kepada Yth.
  1. Duta Besar/Kepala Perwakilan Republik Indonesia
  2. Gubernur Seluruh Indonesia
  3. Bupati/Walikota Seluruh Indonesia
  4. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Seluruh Indonesia
  5. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia
  6. Kepala UPT di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  7. Satuan Pendidikan TK/RA, SD/Ml, SMP/MTs, SMNMA, SMK/MAK, SLB Seluruh Indonesia

Dengan hormat, kami beritahukan bahwa Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Upacara Bendera dan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka Hari Guru Nasional tanggal 25 November 2015. Sehubungan dengan itu kami sampaikan hal-hal untuk mendapat perhatian sebagai berikut:

  1. Terna Peringatan Hari Guru Nasional 2015 adalah 'Guru Mulia Karena Karya'
  2. Untuk menghormati profesi guru, seluruh unsur penyelenggara dan pengelola pendidikan wajib melaksanakan upacara bendera pada hari Rabu tanggal 25 November 2015 dengan membacakan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagaimana terlampir.

Selanjutnya, dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Guru Nasional tahun 2015 kami mengharapkan masing-masing instansi pemerintah mengajak keterlibatan unsur masyarakat dalam pelaksanaan upacara bendera dan melaksanakan kegiatan-kegiatan lain untuk mengapresiasi guru.

Demikian surat edaran ini untuk dilaksanakan dengan seksama.

Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Pidato Mendikbud Dalam Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNTUK GURU INDONESIA DI PERINGATAN HARI GURU TAHUN 2015

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Ibu dan Bapak Guru yang saya muliakan,

Semoga Ibu dan Bapak Guru berada dalam kondisi sehat, bahagia dan selalu dalam lindungan-Nya. Di Hari Guru ini, izinkan saya atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas semua pengabdian Ibu dan Bapak Guru. Tugas dan tanggung jawab Ibu dan Bapak Guru amat besar, namun izinkan saya menyampaikan bahwa tanggung jawab besar ini janganlah dipandang sebagai beban tapi sebagai kehormatan. Ibu dan Bapak Guru mendapat kehormatan untuk menumbuhkan generasi baru yang tercerdaskan.

Ibu dan Bapak Guru sekalian,

Republik ini dirintis dan didirikan oleh kaum terdidik. Mereka adalah generasi baru di zamannya yang merasakan pengajaran, pendidikan dan pencerahan. Mereka sangat sadar atas manfaat langsung pendidikan dan karena itulah mencerdaskan kehidupan bangsa mereka tetapkan sebagai sebuah amanah yang harus ditunaikan. Sebuah pesan tegas bahwa kunci kemajuan bangsa ini ada pada kualitas manusianya.

Ibu dan Bapak Gurulah yang berada di garda terdepan mewakili seluruh bangsa dalam menjalankan amanah itu. Tiap tutur, tiap langkah dan tiap karya Ibu dan Bapak Guru adalah ikhtiar untuk mencerdaskan bangsa.

Orangtua, yang adalah pendidik pertama dan utama, dan pun mereka memercayakan pada Ibu dan Bapak Guru untuk turut mendidik anak-anaknya. Mari kita ingat pula, mereka bukan sekadar anak-anak, namun mereka adalah wajah masa depan bangsa ini. Ibu dan Bapak Gurulah orang pertama yang berkesempatan melihat dari dekat wajah masa depan negeri ini.

Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati,

Ki Hadjar Dewantara menyebut tempat belajar sebagai taman. Istilah itu meneguhkan tekad bahwa pendidikan memang harus menjadi sebuah proses pembelajaran menyenangkan walau penuh tantangan. Pendidikan tidak boleh terasa sebagai penderitaan. Sekolah harus terasa menyenangkan.

Sekolah menyenangkan adalah sekolah di mana semua ikut terlibat, baik guru, siswa maupun orangtua ikut mendukung pembelajaran bersama dan menjadi teladan bagi komunitasnya. Sekolah menyenangkan adalah sekolah yang memberikan pembelajaran bermakna, bermanfaat dan relevan dengan kehidupan siswa serta kebutuhan masyarakat. Sekolah menyenangkan bukanlah sekolah tanpa tantangan, melainkan justru sekolah yang memberikan ragam pilihan dan tingkatan tantangan kepada guru dan siswa yang juga beragam.

Sekolah menyenangkan hanya bisa terjadi bila guru pun terus belajar, serta terus berkarya. Karya-karya Ibu dan Bapak Gurulah yang akan terus mengembangkan senyum anak-anak kita. Karya-karya Ibu dan Bapak Guru yang membuat lonceng masuk sekolah layaknya pertanda dimulainya sebuah petualangan menyenangkan di sekolah.

Untuk mengimbangi keteguhan guru dalam berkarya, pemerintah juga berikhtiar akan terus memberikan ruang bagi guru untuk terus berkarya, untuk mengembangkan diri. Mari kita terus mengembangkan diri secara mandiri maupun secara bersama-sama.

Pemerintah menyadari bahwa masih ada berbagai pekerjaan rumah terkait Guru yang harus kami tuntaskan. Insya Allah itu semua akan terus menerus kami perbaiki. Di saat yang sama mari kita sama-sama memastikan bahwa semua ikhtiar kita benar-benar dipusatkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, menumbuhkan semua potensi anakanak kita hingga mereka bukan sekadar bisa meraih, tapi bisa melampaui cita-citanya.

Dalam kesempatan peringatan Hari Guru ini saya ingin mengajak Ibu dan Bapak Guru untuk sama-sama menunjukkan pada bangsa tercinta ini bahwa guru Indonesia adalah guru pembelajar. Guru yang selalu hadir sebagai pendidik dan pemimpin bagi anak didiknya. Guru yang hadir mengirimkan pesan harapan. Guru yang makin menjadi contoh tentang ketangguhan, optimisme dan keceriaan.

Mari kita teguhkan ikhtiar Ibu dan Bapak Guru, ikhtiar kita bersama untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kita terus belajar dan mengembangkan diri bukanlah untuk pemerintah, bukanlah untuk kepala sekolah, dan bukanlah untuk kantor dinas, tapi memang sejatinya setiap pendidik adalah pembelajar.

Mari sama-sama kita kirimkan pesan kepada seluruh komponen bangsa ini, bahwa guru mulia karena karya! Hanya dari guru yang terus belajar dan berkarya akan muncul generasi pembelajar sepanjang hayat yang terus menerus berkontribusi pada masyarakat dan lingkungannya.

Pada setiap kata yang kami tuliskan, ada pahala guru. Pada setiap karya yang kami lakukan, ada sidik jari jasa guru. Apresiasi kami bagi seluruh Guru, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan, atas semua inspirasi dan karya yang dipancarkan di ruang-ruang pembelajaran. Dengan rendah hati atas nama pemerintah, saya ingin kembali sampaikan rasa hormat dan terima kasih sedalamnya.

Selamat Hari Guru dan selamat berkarya!

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yen Rustam – Dek Marekan (Album MP3 dan Lirik)

Lagu-lagu Pop Mix Minang " Yen Rustam " album " Dek Marekan " dalam bentuk MP3 dapat di download gratis melalui link aktif berikut: Yen Rustam – Dek Marekan Yen Rustam – Rindu Bapusarokan Yen Rustam – Nyao Taruahan Kasiah Yen Rustam – Bungo Cinto Di Hati Putiah Yen Rustam – Gamang Diseso Mimpi Yen Rustam – Putuih Tali Sairiang Yen Rustam – Danau Cinto Yen Rustam – Padiah Diseso Bayang Yen Rustam – Bandara Minang Yen Rustam – Roda Padati Lirik untuk lagu-lagu tersebut dapat di lihat di: Lirik Lagu Dek Marekan Lirik Lagu Rindu Bapusarokan Lirik Lagu Nyao Taruahan Kasiah Lirik Lagu Bungo Cinto Di Hati Putiah Lirik Lagu Gamang Diseso Mimpi Lirik Lagu Putuih Tali Sairiang Lirik Lagu Danau Cinto Lirik Lagu Padiah Diseso Bayang Lirik Lagu Bandara Minang Lirik Lagu Roda Padati

Bapisah Atau Basatu

Judul Lagu : Bapisah Atau Basatu Ciptaan : Yos Bernadi Kasiah mungkinkah kito basatu salamonyo Sadangkan baru tumbuah pucuak cinto di hati Patikaian lah mulai tajadi Kasiah haruskah cinto hanyo untuak di bagi Untuak apo bakato manih di bibia sajo Mambuek luko hati di dalam Usah di agah denai jo kato-kato marayu Piliah antaro duo bapisah atau basatu Untuak apo bacinto hanyo mambuek luko Saba ado batehnyo Kok nio cinto basatu bapantai jo lauik biru Tolong ubahlah laku malangkah usah baliku Untuak sucinyo cinto taguah janji jo kato Sampai ka akhia maso Kasiah haruskah cinto hanyo untuak di bagi Untuak apo bakato manih di bibia sajo Mambuek luko hati di dalam Usah di agah denai jo kato-kato marayu Piliah antaro duo bapisah atau basatu Untuak apo bacinto hanyo mambuek luko Saba ado batehnyo Kok nio cinto basatu bapantai jo lauik biru Tolong ubahlah laku malangkah usah baliku Untuak sucinyo cinto taguah janji jo kato Sampai ka akhia maso Untuak sucinyo cinto...

Pantai Losari

Judul Lagu : Pantai Losari Ciptaan : Anci La Ricci Jalang jalangki di Pantai Losari Jangki lupa singga makang pisang epe Gullana manis pake durian Enna' na mamo bikillupa utanga Jangallupa makangki' ikan bakar Di warungna tumba' kayu bangkoa Sayur santanna cobe' cobe’ na Mandi karinga' basa tommi bajuta Dudu' duduki' di Pantai Losari Anging mamiri' seju’ sepoi sepoi Ada cewetta dudu' di dekatta Enna' na mamo sampe lupaki' pulang Banyattommi tenda tenda kape Tampa’ kumpulna ana mudayya Yang tuayya nda' mau tong kala Palla' na mamo ikuttongi bagadang Jalang jalangki di Pantai Losari Jangki lupa singga makang pisang epe Gullana manis pake durian Enna' na mamo bikillupa utanga Jangallupa makangki' ikan bakar Di warungna tumba' kayu bangkoa Sayur santanna cobe' cobe’ na Biking karinga' basa tommi bajuta Dudu' duduki' di Pantai Losari Anging mamiri' seju’ sepoi sepoi Ada cew...