Langsung ke konten utama

Bangkitkan Jiwa Patriot Dalam Peringatan Hari Pahlawan Nasional Indonesia ke-69

Hari ini 10 November 2014 bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional Indonesia yang ke-69. Hari Pahlawan Nasional diambil dari peristiwa besar yang terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran itu adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan merupakan pertempuran terbesar dan terhebat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol Nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Dengan mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa bahwa Republik Indonesia yang diproklamasikan oleh Sukarno-Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah hasil jerih payah dan tumpahan darah pembela kebenaran bangsa ini.

Di bawah komando Bung Tommo semangat kepahlawanan ditunjukkan oleh Arek-Arek Suroboyo dengan gagah berani melawan tentara Sekutu yang datang ke Surabaya untuk melucuti senjata tentara Jepang. Tentara Jepang sendiri sebenarnya pada waktu itu sudah tidak bersenjata karena terlebih dulu dilucuti oleh para pejuang Surabaya. Sekutu yang diboncengi NICA meminta agar warga Surabaya menyerahkan persenjataan yang dimiliki dengan tanpa syarat. Arek-Arek Suroboyo tidak mau. Berdalih menyerahkan senjata mereka malah menggranat mobil Jenderal Mallaby sehingga jenderal Sekutu itu tewas di Surabaya. Sekutu mengamuk menyerang Arek-Arek Suroboyo dari darat, laut dan udara. Arek-Arek Suroboyo dengan semangat keberanian yang tinggi berusaha mempertahankan setiap jengkal tanah Republik Indonesia.

Nyanyikanlah lagu Gugur Bunga Ciptaan Ismail Marzuki untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Gugur Bunga
Cipt: Ismail Marzuki

Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Reff:
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu
Tanah air jaya sakti

Berdiri bulu roma kita setelah menyanyikan lagu Gugur Bunga diatas. Bukan karena lagu itu sedang hits atau sedang populer, tetapi karena makna yang terkandung didalamnya menyentuh kalbu yang paling dalam. Bait demi bait mengingatkan kita akan perjuangan para pahlawan bangsa.

Pahlawan adalah pejuang yang gagah berani atau orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Banyak para pejuang yang telah gugur dalam merebut dan mempertahan kebenaran demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ribuan bahkan jutaan jumlanya dan ada diantara mereka yang tidak kita kenal tetapi mereka adalah Pahlawan Nasional Indonesia.

Pada masa sekarang ini, masih adalah pahlawan yang muncul? Jawabannya ADA seperti yang dilukiskan dalam bait lagu diatas “Gugur satu tumbuh sribu”. Mereka adalah Orang-orang yang memiliki keberanian dan rela berkorban dalam membela kebenaran yang masih hidup di antara kita. Orang-orang seperti itu sebenarnya banyak, hanya saja karena selama ini kita memahami bahwa pahlawan itu adalah pejuang yang telah meninggal sehingga kita tidak menyadari keberadaan mereka. Para pejuang zaman dulu adalah pejuang gagah berani dan layak disebut sebagai pejuang sejati karena mereka berbuat bukan untuk mengejar gelar pahlawan melainkan memang berbuat semata-mata untuk membela kebenaran. Pejuang zaman sekarang tidak selalu melawan penjajah. Ada orang yang berjuang menghapus kebodohan. Ada orang yang berjuang memberdayakan mereka yang terpinggirkan. Ada yang berjuang melestarikan kebudayaan. Ada yang berjuang menyelamatkan lingkungan. Mereka itu juga pejuang-pejuang yang gagah berani dan layak kita sebut pahlawan.

Kini perjuangan kita bukanlah peperangan melawan penjajah yang menggunakan senjata pembunuh karena musuh utama kita adalah KORUPTOR, KEBODOHAN, dan KEMISKINAN. Marilah kita segenap insan tanah air berjuang habis-habisan demi tegaknya kebenaran dalam melanjutkan pembangunan Republik ini. Wahai... generasi muda bangsa, kita bulatkan tekat untuk: BRANTAS KEBODOHAN, PERANGI KEMISKINAN, dan HANCURKAN PARA KORUPTOR sampai keakar-akarnya.

Selamat Hari Pahlawan Nasional Indonesia yang ke-69 pada 10 November 2014. Terima kasih Pahlawanku. Kami siap melanjutkan perjuanganmu. Atas jasa-jasamu, semoga engkau tenang di alam baqa. Amin!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

74 Nama Pejabat Penting Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) adalah Kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh seorang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang sejak tanggal 22 Oktober 2009 dijabat oleh Mohammad Nuh. Sebelumnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bernama Kementerian Pendidikan Nasional. Perubahaan nama Kementerian ini menjadi "Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan" disetujui oleh DPR pada 18 Oktober 2011. Visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan dan Kebudayaan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia yang Cerdas dan Berkarakter Kuat.Tugasnya adalah menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam Pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Berikut ini daftar nama pejabat penting beserta nama jabatan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI: ...

Nama-nama Suku Bangsa di Indonesia

Bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang majemuk atau heterogen. Bangsa kita mempunyai beraneka ragam suku bangsa, budaya, agama, dan adat istiadat (tradisi). Semua itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Misalnya dalam upacara adat, rumah adat, baju adat, nyanyian dan tarian daerah, alat musik, dan makanan khas. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka juga merasa sebagai satu golongan. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka. Dari mana asal nenek moyang bangsa Indonesia? Ada teori yang menyatakan penduduk Indonesia berasal dari daratan Cina Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara.” Menurut teori pertama Suku bangsa Yunan datang ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting: Gelombang pertama terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah ...

Provinsi di Indonesia Dengan Ibukota, Populasi, dan Luas Wilayah

Pada awal kemerdekaaan RI terdiri dari 8 provinsi, namun dari waktu ke waktu terus mengalami pemekaran. Saat ini, RI terdiri dari 33 provinsi. Dari 33 provinsi tersebut, 5 di antaranya memiliki status khusus sebagai Daerah Khusus atau Daerah Istimewa yaitu: Aceh, Jakarta, Papua, Papua Barat, dan Yogyakarta. Pada tanggal 5 Oktober 2004 terbentuk Provinsi Sulawesi Barat dengan ibukota Mamuju menjadi provinsi Indonesia ke- 33 . Sampai sekarang tidak ada lagi daerah provinsi yang dimekarkan menjadi provinsi baru. Peta 33 Provinsi di Indonesia Berikut ini tabel yang berisi Daftar Nama Provinsi di Indonesia, Ibukota Provinsi, Jumlah Penduduk (populasi), dan Luas Wilayah masing-masing propinsi. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Ibukotanya Banda Aceh Populasi 5.201.002 Jiwa. Luas Wilayah 56.500,51 km2 Provinsi Sumatera Utara. Ibukotanya Medan Populasi 12.450.911 Jiwa. Luas Wilayah 72.427,81 km2 Provinsi Sumatera Barat. Ibukotanya Padang Populasi 4.566.126 Jiwa. Luas W...