Langsung ke konten utama

Postingan

Perlawanan Berbagai Daerah di Indonesia Menentang Dominasi Asing

Imperialisme dan kolonialisme telah mengakibatkan perubahan mendasar dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial. Selain itu, akibat yang sangat dirasakan rakyat adalah perlakuan sewenang-wenang yang menimbulkan kesengsaraan. Oleh sebab itu, muncullah berbagi usaha perlawanan di daerah-daerah untuk melepaskan diri dari kungkungan pemerintah kolonial Belanda walaupun perlawanan tersebut mengalami kegagalan. Berikut ini perlawanan di daerah-daerah untuk melepaskan diri dari dominasi asing. 1. Perlawanan Kapitan Pattimura (1817) Sejak abad ke-17 perlawanan rakyat Maluku terhadap Kompeni sudah terjadi, namun perlawanan yang dahsyat baru muncul pada permulaan abad ke-19, di bawah pimpinan Thomas Matulessi (lebih dikenal dengan nama Pattimura). Latar belakang timbulnya perlawanan Pattimura, di samping adanya tekanan-tekanan yang berat di bidang ekonomi sejak kekuasaan VOC juga dikarenakan hal sebagai berikut. Sebab ekonomis, yakni adanya tindakan-tindakan pemerintah Belanda yang mempe...

Harry Parintang ft Ratna – Laruk Sanjo (Album MP3 dan Lirik)

Lagu-lagu Cha Cha Minang " Harry Parintang ft Ratna " album " Laruk Sanjo " dalam bentuk MP3 dapat di download gratis melalui link aktif berikut: Harry Parintang ft Ratna – Ompimpa Harry Parintang ft Ratna – Hitam Manih Ratna – Tolong Ubekkan Ratna – Kalimpanan Harry Parintang – Batang Kandi Ratna – Kasiah Diambun Pagi Harry Parintang – Laruk Sanjo Ratna – Baju Yeye Harry Parintang – Galombang Hiduik Harry Parintang ft Ratna – Maminang Lirik untuk lagu-lagu tersebut dapat di lihat di: Lirik Lagu Ompimpa Lirik Lagu Hitam Manih Lirik Lagu Tolong Ubekkan Lirik Lagu Kalimpanan Lirik Lagu Batang Kandi Lirik Lagu Kasiah Diambun Pagi Lirik Lagu Laruk Sanjo Lirik Lagu Baju Yeye Lirik Lagu Galombang Hiduik Lirik Lagu Maminang

Perkembangan Masyarakat Indonesia Masa Pendudukan Inggris

Sesungguhnya Inggris dengan EIC-nya, telah menaruh perhatian terhadap kekayaan alam Indonesia sejak abad ke-16. Ini terlihat dari campur-tangannya terhadap konflik Banten dan VOC di Jayakarta (Batavia). Gambar: Thomas Stanford Raffles dan Prajurit Bugis Berani Mati Persaingan antara East India Company (EIC) dengan VOC pada Abad ke-18 Pada paruh kedua abad ke-18, pedagang Inggris mulai melirik Semenanjung Malaka. Antara tahun 1750-1760 EIC (East India Company) menggunakan Kedah (di Malaysia) sebagai batu loncatan ke Kanton di Cina untuk mendapatkan teh, sutra, dan porselin. Pada Februari 1772, atas perintah dari London, Madras Select Committee (MSC) atau Panitia Terpilih Madras mengirim Charles Desvoeux, seorang pegawai EIC, ke Aceh guna menjajaki menjalin hubungan agar lebih mudah dalam mendapatkan produk yang akan dibawa ke Cina. Pada waktu yang sama, atas dorongan Francis Light, dikirim juga Edward Monckton, rekan dagang George Smith ketika bertugas di Madras, India, ke Keda...

Masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda di Indonesia

Bersamaan dengan makin meluasnya kekuasaan VOC, di pihak VOC sebenarnya mendekati keruntuhannya karena beberapa faktor, antara lain sebagai berikut. VOC banyak mengeluarkan biaya baik untuk operasi-operasi militer (menghadapi perlawanan rakyat) maupun untuk penyelenggaraan pemerintahan sehingga hutangnya menumpuk. Banyak pegawai VOC yang mencari keuntungan pribadi dengan malakukan korupsi. Pihak pemerintah Belanda sendiri menilai bahwa VOC yang makin merosot kekuatannya tidak akan mampu lagi menguasai daerah yang luas seperti Indonesia. Oleh karena itu, pada tanggal 31 Desember 1799 VOC dibubarkan. Dengan demikian, secara politik sejak 1 Januari 1800 Indonesia berada di bawah kekuasaan pemerintah kolonial Hindia Belanda. 1. Masa Pemerintahan Daendels (1808–1811) Dalam usaha mengadakan pembaharuan pemerintahan di tanah jajahan, di Negeri Belanda ada dua golongan yang mengusulkannya. Golongan konservatif dengan tokohnya Nenenberg menginginkan untuk mempertahankan sistem poli...

Masuknya Kolonialisme dan Imperialisme Asing ke Wilayah Indonesia

Kolonialisme adalah penguasaan suatu wilayah dan rakyatnya oleh negara lain untuk tujuan-tujuan yang bersifat militer atau ekonomi. Kolonialisme memberi keuntungan sepihak kepada negara-negara kolonial. Sebaliknya kolonialisme membuat kesengsaraan di negara-negara yang dijadikan koloni. Kolonialisme dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: memindahkan sekelompok emigran dari tanah airnya ke wilayah baru untuk membentuk unit politik baru; menancapkan kekuasaannya di negara terjajah. Imperialisme adalah sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan sepihak yang lebih besar. Imperialisme dapat dicirikan dengan adanya hubungan superior-inferior dengan keadaan yang menggambarkan wilayah dan rakyatnya tunduk terhadap kehendak negara asing. Dua konsep inilah yang menjadikan Indonesia sejak sekitar awal abad ke-18 mengalami kesengsaraan, yaitu dengan dijadikannya Indonesia sebagai negara terjajah berada di bawah kekuasaan bangsa-bangsa Eropa. P...

Sejarah Kerajaan Majapahit

Majapahit adalah sebuah kerajaan besar di Indonesia yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa kekuasaan Hayam Wuruk (1350-1389). Kerajaan Majapahit terletak di hutan Tarik dekat delta sungai Berantas, Mojokerto, Jawa Timur. Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Kekuasaannya terbentang di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan. Sejarah Majapahit dapat kita telusuri dengan membahas raja-raja yang memerintah di kerajaan itu. Pemerintahan Raden Wijaya (1293-1309) Raden Wijaya adalah seorang keturunan penguasa Singasari. Ketika Singasari diserang oleh Jayakatwang dari Kediri, Raden Wijaya berhasil meloloskan diri ke Madura. Beliau minta bantuan Wiraraja. Wiraraja menganjurkan supaya Raden Wijaya kembali ke Kedir...

Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya merupakan sebuah kerajaan besar yang terletak di Sumatra Selatan. Menurut para ahli, pusat Kerajaan Sriwijaya ada di Palembang dan diperkirakan telah berdiri pada abad ke-7 M. Awalnya, Sriwijaya hanya kerajaan kecil. Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan besar setelah dipimpin oleh Dapunta Hyang. Dapunta Hyang berhasil memperluas daerah kekuasaannya dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan di sekitarnya. Sumber sejarah kerajaan Sriwijaya berupa prasasti dan berita Cina. Sumber yang berupa prasasti terdiri atas dua, yaitu prasasti yang berasal dari dalam negeri dan prasasti yang berasal dari luar negeri. Prasasti yang berasal dari dalam negeri antara lain: prasasti Kedukan Bukit (683 m), Talang Tuwo (684 m), Telaga Batu (683), Kota Kapur (686), Karang Berahi (686), Palas Pasemah dan Amoghapasa (1286). Sementara itu, prasasti yang berasal dari luar negeri antara lain; Ligor (775), Nalanda, Piagam Laiden, Tanjore (1030 M), Canton (1075 M), Grahi (1183 M) dan Chaiya (12...